Sekretaris Daerah Provonsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto mengingatkan kepada pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021 yang tengah mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), untuk tidak percaya terhadap janji muluk calo yang bisa meluluskan.


"Kami ingatkan agar para CASN ini tidak percaya dengan calo. Jadi tidak ada lagi namanya calo-calo," tegas SF didampingi Kepala Kantor Regional XII Pekanbaru Neny Rochmayani dan Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan saat meninjau pelaksanaan SKD, Selasa (5/10/21) di UPT Penilaian dan Kompetensi BKD Provinsi Riau di Jalan Amir Hamzah.


Apalagi kata SF, ujian SKD CASN Tahun ini lebih diperketat dalam pelaksanaannya. Setiap peserta sebelum masuk ruangan akan di scanning untuk menghindari 'joki'.


Menurutnya, identitas peserta yang mengikuti ujian tidak bisa digantikan oleh orang lain. Karena, panitia telah memiliki sistim deteksi face recognition atau pencocokan foto wajah dan data fisik.


"Nanti disensor wajahnya cocok atau tidak. Jadi sedikit pun berbeda kumisnya, maka tidak bisa masuk (ujian-red),"terangnya.


SF menyarankan agar para peserta lebih percaya akan kemampuan diri sendiri. Dia juga meminta pelamar untuk selalu tenang dan sabar dalam menjawab setiap soal ujian.


"Harapan kita hasilnya nanti benar-benar yang kita harapkan. Artinya, para Calon Aparatur Sipil Negara ini betul-betul memiiki kualitas yang bagus," ungkapnya.


Sementara Kepala BKD Provinsi Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, jumlah peserta CASN tahun 2021 sebanyak 3.230 orang. Rinciannya, 2.892 CPNS dan 266 PPPK.


"Dengan formasi 455. Rinciannya untuk CPNS 123 formasi dan untuk PPPK sebanyak 332 formasi,"ulasnya.


Dipaparkan Ikhwan, pelaksanaan SKD CASN ini dilaksanakan selama 17 hari. Terhitung, mulai tanggal 5 Oktober hingga 21 Oktober 2021.


"Pelaksanaan tes ini dilakukan sebanyak 4 sesi dalam setiap harinya. Setiap sesi diikuti 50 peserta,"tuturnya