BKD Provinsi Riau

368 Guru Honorer di Pelalawan Terima SK PPPK

427

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan kunjungan resmi ke Kabupaten Pelalawan. Kehadiran pemimpin tertinggi di Riau tersebut bertujuan untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru di SMAN 1 Bandar Sei Kijang.

Sejumlah 368 SK PPPK secara langsung diberikan kepada para tenaga pendidik yang berada dalam lingkup Pemerintah Provinsi Riau dan bertugas di Kabupaten Pelalawan. Pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ini bertujuan untuk memperkuat jumlah tenaga pengajar di Provinsi Riau.

“Kita saat ini menghadapi kekurangan yang signifikan dalam jumlah guru pegawai negeri. Oleh karena itu, sangatlah penting agar para tenaga pendidik yang menerima SK PPPK ini dapat melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi. Seiring dengan peraturan dari Kementerian PAN-RB, penambahan guru honor sudah tidak diizinkan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, jika ada pegawai yang ditempatkan di lokasi tugas yang berbeda dengan tempat mengajar awal, maka sebaiknya diterima dahulu. Ia menekankan bahwa perubahan lokasi tugas tidak boleh menjadi alasan bagi ASN PPPK untuk menolak tugas mengajar. Pesannya, setiap pegawai harus bersyukur dan berupaya meningkatkan kualitas sekolah.

“Sesuai formasi yang telah ditetapkan, harapannya adalah agar kami dapat mengatur penempatan sesuai dengan formasi tersebut. Karena kami telah menyusunnya sesuai dengan kebutuhan formasi. Oleh karena itu, saya berharap para guru yang telah dipercayakan tugas ini akan menjunjung tinggi reputasi dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” katanya.

Syamsuar mengungkapkan bahwa ia telah memberikan instruksi kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol, agar gaji guru PPPK dapat dibayarkan pada bulan September mendatang. Dengan langkah ini, diharapkan semangat para guru dalam mendidik generasi bangsa semakin berkobar.

“Saya telah menginstruksikan kepada Pak Kamsol agar gaji para guru dapat dibayarkan pada bulan September. Dengan transisi menjadi PPPK, diharapkan gaji para guru akan mengalami peningkatan. Saya juga berharap kepada para guru, harapannya adalah melihat sekolah-sekolah yang dapat menghasilkan generasi yang unggul,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gubri Syamsuar memberikan apresiasi terhadap perjuangan seorang guru PPPK bernama Yanti Haizar dari Kota Pekanbaru yang mengajar di SMKN 1 Pangkalan Lesung, Pelalawan. Meskipun menghadapi keterbatasan menggunakan kursi roda, semangatnya dalam berkiprah sebagai pendidik tetap menginspirasi.

“Saya sangat tergerak oleh perjuangan Ibu Yanti yang, meskipun menghadapi keterbatasan fisik dengan menggunakan kursi roda, tetap memiliki semangat yang tinggi dalam mengajar, bahkan menempuh perjalanan bolak-balik dari Pekanbaru ke Pelalawan. Semangat ini patut dijadikan contoh, dan semoga Ibu Yanti selalu diberikan kekuatan dan kesehatan,” tutupnya.